KUNJUNGAN DIRJEN BIMAS KATOLIK KEMENAG RI KE STKIP WIDYA YUWANA

Penulis : Donny ; Tanggal 26 April 2021

Bulan April merupakan bulan yang membahagiakan bagi sivitas akademika STKIP Widya Yuwana. Setelah mendapatkan kunjungan dari Uskup Keuskupan Surabaya Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono pada tanggal 6 April 2021, lembaga kembali mendapatkan kunjungan dari Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia Yohanes Bayu Samodro, M.Pd pada tanggal 16 April 2021.

Dalam pertemuan dengan Dirjen Bimas Katolik, Ketua Yayasan Widya Yuwana Cornelius Triwidya Tjahja Utama, S.S. menyampaikan harapan yang besar terwujudnya kerja sama antara STKIP Widya Yuwana dengan Bimas Katolik dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Ketua STKIP Widya Yuwana Dr. Drs. Ola Rongan Wilhelmus, M.Sc. juga menyampaikan profil terkait lembaga dan rencana kerja sama ke depannya. Kerjasama ini menyangkut program studi baru yaitu Pascasarjana (S2) Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik, Sarjana (S1) Program Studi Kateketik, dan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Ketiga program studi ini rencana akan diselenggarakan di STKIP Widya Yuwana, demikian ujar Ketua STKIP Widya Yuwana.

Dalam kesempatan yang sama Dr. Agustinus Wisnu Dewantara, S.S., M.Hum menyampaikan kesiapan STKIP Widya Yuwana untuk menyelenggarakan program studi Pascasarjana (S2) Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Kehadiran program studi pascasarjana ini sudah dinantikan Gereja Katolik Indonesia, guru-guru agama dan masyarakat katolik pada umumnya, ujar Bapak Dewo.

Dr. Alexius Dwi Widiatna, S.S., M.Ed. dalam paparannya menyampaikan tentang kesiapan STKIP Widya Yuwana untuk menyelenggarakan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kebutuhan guru yang profesional, kompeten, dan memiliki kualifikasi akademik pendidikan agama Katolik yang baik sangat diperlukan guna meningkatkan kemampuan belajar peserta didik. Dengan demikian, pembukaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) ini sangat dibutuhkan, ujar Romo Alex.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Bapak Yohanes Bayu Samodro, M.Pd., menyampaikan gagasan “Katekese Kebangsaan”. Katekese Kebangsaan adalah pembinaan yang memiliki sifat menyeluruh (holistik) dan sesuai kebutuhan (kontekstual) dimana agama menjadi sumber inspirasi dan bukannya aspirasi. Dalam Katekese Kebangsaan, agama menjadi sarana bukan tujuan. Bapak Dirjen juga menyatakan akan menjadikan STKIP Widya Yuwana sebagai partner pengelolaan pendidikan di Bimas Katolik. Diharapkan ke depannya bisa terjadi sinergi yang baik antara kedua lembaga ini. Demikian harapan Bapak Dirjen Bimas Katolik.