MEWUJUDKAN KAMPUS YANG UNGGUL DAN KONTEKSTUAL DALAM RENCANA STRATEGIS STKIP WIDYA YUWANA

Penulis: Aris ; Tanggal 13 November 2020

Persaingan mutu perguruan tinggi saat ini terasa sangat ketat. Proses perekrutan mahasiswa, mutu dan kualitas pelayanan kepada mahasiswa, hingga mempersiapkan potensi bidang kerja bagi lulusan untuk menerapkan ilmu yang dipelajari selama ini, merupakan wahana kompetisi bagi penyelenggara bidang pendidikan terutama perguruan tinggi.

Guna menjaga keberlangsungan institusi dan meningkatkan mutu yang unggul dalam kompetisi, maka segenap sivitas akademika kampus STKIP Widya Yuwana dan Yayasan Widya Yuwana bersama-sama mewujudkan Rencana Strategis (Renstra) pengembangan kampus periode 2020-2025. Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Widya Yuwana (RD C. Triwidya Tjahya Utama, SS), Ketua STKIP Widya Yuwana (Dr. Drs. Ola Rongan Wilhelmus, M.Sc), serta dosen dan karyawan yang membahas Renstra STKIP Widya Yuwana 2020-2030.

Dalam Renstra tersebut didasari oleh visi institusi yaitu “Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul dan Kontekstual dalam Bidang Pendidikan Agama Katolik di Indonesia”. Ketua STKIP Widya Yuwana, Bapak Dr. Drs Ola Rongan Wilhelmus, M.Sc, menjelaskan  bahwa visi institusi ini merupakan tindak lanjut dari banyaknya perubahan yang terjadi di sekitar kita. “Semakin terasa persaingan yang ketat antar pengelola perguruan tinggi dan beralihnya pola interaksi sosial dari dunia nyata ke dunia maya. Melihat hal itu, maka perlu investasi untuk merespon perkembangan situasi ini, intinya kita harus bisa bersikap adaptif menghadapi perkembagnan situasi dengan tidak melupakan tujuan utama dari institusi pendidikan ini,” jelas Bapak Willem.

Selanjutnya, realisasi dari visi institusi yang Unggul dan Kontekstual adalah nilai-nilai yang dihayati oleh segenap sivitas yaitu tanggung jawab, disiplin kerja, kejujuran, kerendahan hati, adaptif, partnership, mandiri, gotong royong, kekeluargaan, peduli, maju dan beriman. Mengenai pola kepemimpinan, Ketua STKIP Widya Yuwana menjabarkan model kepemimpinan organisasional, operasional dan kepemimpinan publik. Untuk mempersiapkan optimalisasi potensi maka diperlukan program-program pengembangan. Lebih jauh, Ketua STKIP Widya Yuwana menjabarkan  tentang pengembangan SDM dosen dan karyawan, penambahan program studi dan jumlah mahasiswa, peningkatan fasilitas kampus, mobilisasi sumber dana dari para donator, tata kelola keuangan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta publikasi karya ilmiah dosen dan mahasiswa, peningkatan mutu belajar mengajar dari dosen berbasis kurikulum MBKM (metode belajar kampus merdeka), kerjasama dengan para pemangku kebijakan (stakeholder) serta on going information bagi para alumni.

Menanggapi uraian renstra dan visi institusi, Ketua Yayasan Widya Yuwana, RD C. Triwidya Tjahya Utama, SS menyatakan bahwa mengenai program yang dirancang itu  memang harus sesuai dengan realitas sosial. “Kita harus melihat realitas sosial lalu meningkatkan kerjasama untuk mencapai tujuan insitusi”. Lebih lanjut Romo Tomi memberi contoh hal yang kongkrit yaitu  bekerjasama dengan paroki-paroki yang ada di Keuskupan Surabaya. Kerjasama ini bertujuan untuk memajukan kualitas SDM sekretariat paroki dalam melayani umat. Kerjasama yang dimaksud, bisa dalam bentuk kursus peningkatan  SDM. “Peningkatan kualitas pelayanan umat di paroki-paroki sebaiknya juga mendapatkan perhatian, dan disinilah peran STKIP Widya Yuwana  untuk bisa merealisasikan dalam sebuah bentuk program pelatihan bagi mereka”. Romo Tomi juga mengingatkan peran perguruan tinggi dalam pengamalan Pancasila sebagai dasar negara. “Kampus STKIP Widya Yuwana juga harus tetap turut serta berperan aktif dalam mensosialisasikan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup dalam konteks berbangsa dan bernegara. Ini menjadi sangat penting untuk menjaga tetap tegaknya NKRI dan pluralitas di negeri ini,” tutup Romo Tomi.