KELUARGA: TEMPAT MENANAM NILAI YANG BAIK DAN BENAR

Pada bulan September, STKIP Widya Yuwana merayakan Dies Natalis ke-60 dengan tema “Dengan Cinta, Kita Luar Biasa”. Sebagai sebuah Lembaga Pendidikan Tinggi yang hidup dan bertahan selama 60 tahun, merupakan sebuah pembuktian komitmen yang kuat, juga perjuangan terus-menerus. Hal ini direfleksikan sebagai sebuah Rahmat dan Karya Illahi. Salah satu refleksi yang dilakukan oleh segenap sivitas dalam merayakan Dies Natalis ke-60 ini adalah pemaknaan tentang keluarga. Di mana hal tersebut diwujudkan oleh STKIP Widya Yuwana dengan membuat sebuah perubahan kecil dalam acaranya, yaitu lomba-lomba yang bersifat kekeluargaan. Bentuk lomba tersebut meliputi lomba makan kerupuk, futsal berdaster, lomba mengoper tepung, bolla volly, lomba memasak, dan fashion show. Setelah di tahun-tahun sebelumnya mengadakan lomba-lomba yang bersifat kompetisi.

Harapan yang terkandung dalam tema “Dengan Cinta Kita Luar Biasa” dituangkan dalam lomba-lomba yang bersifat kekeluargaan untuk semakin menumbuhkan kesadaran sekaligus mempererat hubungan antara seluruh anggota STKIP Widya Yuwana, baik para Dosen, Karyawan, Karyawati, dan terutama adalah para Mahasiswa. Kekeluargaan atau keluarga dipakai karena keluarga merupakan tempat utama dan pertama dalam menamamkan nilai yang baik dan benar. Dalam hal ini, keluarga bukan hanya tentang hubungan formal antara anggotanya, melainkan lebih mendalam di mana hubungan antar anggota keluarga diwujudkan dalam cinta yang tulus, tanpa pamrih.

Permenungan sebagai sebuah keluarga yang terwujud dalam tema “Dengan Cinta, Kita Luar Biasa”. Mengingatkan kita untuk kembali melihat ke dalam diri masing-masing bagaimana sebenarnya kita hidup, tumbuh, berkembang dan berlindung di dalam keluarga yang dapat memampukan kita untuk lebih matang dalam menjalani kehidupan. Akhirnya, sebagai penutup dan puncak permenungan dalam acara Dies Natalis ke-60 ini, penulis mengutip Hymne STKIP Widya Yuwana: “t’lah kau kibarkan benderamu dengan kau lahirkan para pewarta tangguh…, pewarta yang tak akan gentar dan pantang mundur hadapi badai topan. Kami hormat bagimu almamaterku! WIDYA YUWANA!!!”

 

Penulis

Aloysius Reza Amapoli, Semester 1