MISA ARWAH MEMPERINGATI 7 HARI BERPULANGNYA BAPAK FX. DJUMADI

Penulis: Leo Dehon; Tanggal 18 Oktober 2021

Misa Arwah memperingati 7 hari berpulangnya Bapak FX. Djumadi dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, serta disiarkan di YouTube STKIP Widya Yuwana pada Jumat, 15/10 pukul 17.00Wib. Misa dipimpin oleh RD. Agustinus Supriyadi dan dihadiri oleh keluarga dan segenap sivitas akademika STKIP Widya Yuwana.  Rangkaian acara diawali dengan membacakan daftar riwayat hidup Alm. Bapak FX. Djumadi dan dilanjutkan dengan perayaan Ekaristi, sambutan ketua STKIP Widya Yuwana dan sambutan dari pihak keluarga Alm. Bapak FX. Djumadi.

Drs. FX Djumadi, lahir di Jatimulyo,  Surakarta, 05 Mei 1939. Wafat, Minggu, 10 Oktober 2021, setelah beberapa waktu menderita sakit, dan beberapa tahun terakhir mengalami kemunduran kesehatan karena faktor usia.  “Kita kehilangan sosok yang berdedikasi tinggi, loyal, dan baik hati. Beliau mengabdikan diri di Yayasan Widya Yuwana selama 48 tahun. Tentunya karya-karyanya memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan Yayasan Widya Yuwana. Selamat jalan FX Djumadi.

“Saudara-saudariku, ketika kita melihat dan mendengar peristiwa kematian, yang muncul di benak kita adalah kehilangan. Memang dalam pandangan sehari-hari kita, kata meninggal itu berarti tiada, hilang. Karena hilang dari hidup kita, maka kita sedih.
Pada dasarnya iman kita mengajarkan kematian itu hanya diubah, bukan dilenyapkan. Atau dalam bahasa sehari-hari, mati itu berarti pulang ke rumah Bapa. Rumah Bapa adalah tempat keabadian. Di sanalah tempat abadi kita. Berarti dunia adalah tempat sementara.
Maka bila refleksi secara lebih mendalam, pulang ke rumah Bapa berarti yang menggembirakan. Yang tadinya dukacita, ketika pulang ke rumah Bapa berarti sukacita. Dalam keseharian, setelah bekerja kita pulang ke rumah dengan hati yang gembira.
Kematian adalah pulang menggembirakan ke rumah Bapa. Ini harus kita wartakan, karena kematian adalah awal dari kehidupan,” demikian homili RD. Agustinus Supriyadi.
Ketua STKIP Widya Yuwana dalam kata sambutannya mengajak semua yang hadir dalam misa arwah 7 hari berpulangnya Bapak  FX. Djumadi untuk berterima kasih kepada Bapak FX. Djumadi yang sudah memberikan dirinya, waktunya, cintanya untuk tempat ini, untuk karya perutusan ini dan semoga beliau beristirahat dalam damai, serta keluarga yang ditinggalkan hendaknya segera mendapatkan penghiburan dari surga.

Alm. Bapak FX Djumadi wafat di rumahnya, Mojorejo Madiun. Beliau meninggalkan 1 istri, 3 anak dan cucu.  Alm. Bapak FX Djumadi, membaktikan diri selama 48 tahun untuk STKIP Widya Yuwana. Dengan perincian: 10 tahun sebelum pengangkatannya sebagai katekis Keuskupan Surabaya.  24 tahun sebagai katekis Keuskupan Surabaya yang ditugaskan atau diperbantukan di AKI/STKIP Widya Yuwana. 14 tahun sesudah masa pensiun. Sebab, baru 23 Agustus 2010 beliau mengundurkan diri dari kampus Widya Yuwana. Selama 48 tahun mewarnai kampus ini Alm. Bapak FX Djumadi meninggalkan keteladanan hidup, kesederhanaan, ketekunan dan pelayanannya yang tulus. Jasa besar lainnya adalah koperasi, ada banyak koperasi simpan pinjam didirikan atas prakarsa Bapak Djumadi, termasuk koperasi Wina usaha. Namun, peninggalan paling monumental bagi lembaga ini adalah nama “Widya Yuwana” yang artinya ilmu tentang keselamatan. Nama ini berasal dari beliau. Kedua, Alm. Bapak FX Djumadi, merupakan tokoh penentu “periode goyah” sejarah AKI/STKIP Widya Yuwana, 1968-1972, ketika ditinggalkan Rm Prof. Dr. Paul Yansen CM, pastor pendiri sampai menjadi Akademi Kateketik Indonesia Widya Yuwana.

Kita ingat kata Paulus, “jangan seperti orang yang tidak berpengharapan, melainkan percayakan hidupmu dan pengharapanmu kepada dia yang telah bangkit. Tuhan memberkati kita. Amin.”