ZIAREK : ZIARAH DAN REKREASI CIVITAS STKIP WIDYA YUWANA TELADAN BUNDA MARIA SEBAGAI PEWARTA CINTA KASIH

Ziarah merupakan salah satu kegiatan tahunan yang dimiliki oleh kampus STKIP Widya Yuwana. Terkait dengan itu maka tepat pada tanggal 8 Mei 2019 yang lalu, segenap civitas STKIP Widya Yuwana menyelenggaran kegiatan ziarah dan rekreasi. Kegiatan ini diikuti oleh semua mahasiwa, beberapa dosen, dan karyawan kampus. Pada tahun ini yang menjadi obyek tempat peziarahan kami adalah Gua Maria Tritis Gunung Kidul Yogyakarta. Kegiatan yang kami laksanakan dalam peziarahan ini tidak lain adalah berdoa pribadi dan berdoa Rosario bersama, foto-foto dan puncaknya yaitu Perayaan Ekaristi yang dipersembahkan oleh RD. Agustinus Supriyadi. Dalam rangkaian ziarah ini, keterbatasan fasilitas di tempat ziarah menimbulkan ketidaknyamanan, namun dalam homili yang disampaikan oleh Romo Agus, kami diteguhkan bahwa penderitaan juga merupakan bagian dari peziarahan yang sebenarnya. Beliau mengatakan bahwa kalau tidak mengalami penderitaan maka itu namanya bukan berziarah tetapi rekreasi. Beliau meneguhkan kami supaya mensyukuri apapun yang terjadi dalam rangkaian kegiatan peziarahan ini.

Selain dari pada tempat peziarahan yang kami tuju, terdapat pula obyek wisata yang kami kunjungi. Pertama adalah Pantai Kukup dan berikutnya Pantai Baron yang tidak jauh dari tempat peziarahan dan Malioboro sebagai tempat yang paling akhir kami kunjungi sebelum kembali ke Madiun. Di pantai Kukup ini mahasiswa melakukan banyak kegiatan seperti mandi di pantai, foto-foto, ngopi, makan-makan, bermain pasir, jalan-jalan dan lain-lain. Sedangkan di Malioboro, kebanyakan dari mereka senang berbelanja entah itu pakaian, assesoris, makanan atau pun oleh-oleh khas Jogja.

     Selama kami melaksanakan kegiatan peziarahan dan rekreasi di tempat yang telah menjadi tujuan. Kami bersyukur segala apa yang kami rencanakan dalam kegiatan tahunan ini telah berjalan dengan lancar, selamat dan tidak ada halangan suatu apapun. Maka kami sangat senang jika kegiatan tahunan seperti ini terus diadakan setiap tahunnya. Pertama-tama adalah untuk mengenal dan mengetahui tempat peziarahan yang ada dan juga tidak kalah pentingnya adalah untuk mendukung kegiatan kerohanian mahasiswa. Dengan diadakan kegiatan seperti ini, mahasiwa juga dapat sejenak mengalami refreshing otak dan dapat pula untuk memberikan kesempatan mahasiswa untuk berlibur serta sejenak bersua menikmati dunia luar. Pengalaman lain yang tak kalah bernilai adalah kebersamaan di antara kami. Kami bersyukur bahwa kami boleh merasa lebih dekat satu dengan yang lain dan  merasa sebagai satu keluarga besar. Hidup dan jaya selalu lembaga kami tercinta STKIP Widya Yuwana, semoga tetap Unggul dan Kontekstual.

 

 

 

Oktavianus Antaris Jungga

Mahasiswa Tingkat I